
Kediri, www.beritamadani.com — Penetapan titik pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Dusun A. Yani I, Desa Satak, Kecamatan Puncu, menjadi perhatian dalam saresehan yang digelar Pemerintah Desa Satak. Kegiatan tersebut dilaksanakan meskipun pihak Perhutani selaku pemangku kawasan tidak hadir secara langsung dalam forum tersebut.
Dalam saresehan itu, Perhutani Kediri diwakili oleh seorang mantri. Sementara pejabat terkait di tingkat BKPH tidak tampak hadir. Kondisi ini menjadi catatan tersendiri bagi peserta forum yang berharap adanya kejelasan terkait rencana pemanfaatan kawasan.
Mantri Perhutani yang hadir, Januri, menyampaikan bahwa rencana lokasi pembangunan KDKMP berada di petak 42 wilayah Desa Satak. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya sebatas melakukan pendataan awal dan menyampaikan informasi terkait lokasi.
“Kami hanya mendata dan melaporkan rencana lokasi KDKMP. Untuk keputusan lebih lanjut bukan kewenangan kami dan menjadi ranah Kementerian Kehutanan pusat,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Di sisi lain, Pemerintah Desa Satak bersama perangkat desa tetap melaksanakan selamatan di lokasi yang direncanakan sebagai titik pembangunan KDKMP. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan program desa yang ditujukan bagi kepentingan masyarakat.
Kepala Desa Satak, Linawati, menyampaikan harapannya agar ke depan seluruh pihak terkait dapat hadir langsung dan berdialog bersama dalam forum-forum pembahasan.
“Kami berharap ada komunikasi yang terbuka dan kehadiran langsung dari pihak terkait agar semua proses berjalan jelas dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Hingga kegiatan saresehan dan selamatan berlangsung, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Perhutani terkait ketidakhadiran pejabat BKPH dalam forum tersebut. Pemerintah desa menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti rencana pembangunan KDKMP di Desa Satak Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri.(Panggah)


