
Kediri, www.beritamadani.com – Menjelang prosesi pelepasan dan kelulusan siswa kelas IX, keluarga besar SMPN 1 Wates Kediri menggelar doa bersama yang berlangsung khidmat di Masjid At Taqwa, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini diikuti seluruh siswa, dewan guru, hingga staf administrasi sekolah sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual menyongsong masa depan para lulusan.
Lantunan doa dan suasana haru menyelimuti jalannya acara sejak awal kegiatan dimulai. Doa bersama dipimpin Guru Agama SMPN 1 Wates Kediri, Mulyani, yang membuka kegiatan dengan pembacaan basmalah sebelum seluruh peserta larut dalam munajat bersama.
Kepala Sekolah SMPN 1 Wates Kediri, Mashuri,S.Pd.MPd. menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial menjelang kelulusan, melainkan bagian penting dalam membangun kesiapan mental dan spiritual siswa sebelum melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.
“Melalui doa bersama ini, kami berharap seluruh siswa diberikan kelancaran, kemudahan, serta kesuksesan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga para lulusan mampu menjaga nama baik sekolah dan menjadi generasi yang membanggakan,” ujarnya usai kegiatan.
Tak hanya menjadi momen refleksi dan rasa syukur setelah tiga tahun menempuh pendidikan, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan antara siswa, guru, dan pihak sekolah dalam mengantarkan para siswa menuju babak kehidupan yang baru.
Suasana semakin terasa menyentuh ketika doa-doa dipanjatkan bersama demi keselamatan, keberkahan, serta masa depan cerah seluruh siswa kelas IX. Pihak sekolah berharap kegiatan spiritual semacam ini mampu menanamkan karakter kuat, akhlak luhur, serta semangat pantang menyerah dalam diri para siswa.
Di sisi lain, kepedulian terhadap dunia pendidikan juga terus diwujudkan melalui berbagai langkah sosial untuk membantu anak-anak kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan sekolah. Bantuan santunan hingga dukungan perlengkapan pendidikan disalurkan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
Pihak penyelenggara menyebutkan bahwa bantuan tersebut berasal dari kontribusi berbagai pihak yang peduli terhadap pendidikan anak. Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung kegiatan pelepasan siswa sekaligus membantu kebutuhan pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
“Harapannya anak-anak bisa terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mengurangi angka anak putus sekolah maupun anak yang tidak sekolah,” ungkapnya.
Selain santunan, sejumlah perlengkapan sekolah yang masih layak pakai juga direncanakan akan dikumpulkan kembali untuk mendukung kegiatan pendidikan berikutnya, termasuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Namun proses pengumpulan masih menunggu karena sebagian perlengkapan masih digunakan di jenjang pendidikan selanjutnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan, SMPN 1 Wates Kediri berharap seluruh siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi terbaik demi masa depan yang lebih gemilang.
“Yang terpenting adalah anak-anak bisa mendapatkan kesempatan belajar yang baik dan menjadi generasi yang berprestasi,” pungkasnya. (Panggah)


