
Kediri, www.beritamadani.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri di tahun 2026 melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan tiga tempat ibadah di lingkungan SMPN 3 Grogol, Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mendukung penguatan karakter peserta didik melalui pendekatan toleransi dan moderasi beragama di lingkungan sekolah.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamad Muhsin, M.Pd., disaksikan oleh jajaran kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah, tokoh masyarakat, serta perwakilan orang tua siswa. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Dr. Mokhamad Muhsin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan memberikan dukungan penuh serta apresiasi atas inisiatif SMPN 3 Grogol yang berkomitmen membangun tiga tempat ibadah sekaligus, yakni mushola, pura, dan gereja, di dalam satu kawasan sekolah.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen dunia pendidikan dalam menanamkan nilai toleransi sejak dini. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
“Kami berharap pembangunan ini dapat menjadi sarana pendidikan karakter dan moderasi beragama bagi siswa, dengan berlandaskan empat pilar utama: komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penghargaan terhadap budaya lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan tiga tempat ibadah dalam satu lingkungan sekolah menjadi simbol kuat bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan secara harmonis. Justru melalui keberagaman itulah siswa dapat belajar saling menghormati dan memahami satu sama lain.
Kepala SMPN 3 Grogol Musiin, S.Pd., M.Pd. dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pembangunan tiga rumah ibadah tersebut merupakan hasil musyawarah bersama antara pihak sekolah, komite, dan dukungan orang tua siswa. Inisiatif ini muncul dari semangat untuk memberikan fasilitas ibadah yang layak bagi seluruh peserta didik sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan siswa dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa harus meninggalkan lingkungan sekolah. Selain itu, sekolah juga berencana mengintegrasikan program penguatan profil pelajar Pancasila melalui kegiatan lintas agama, dialog kebhinekaan, serta kegiatan sosial bersama.
Tokoh masyarakat yang hadir turut memberikan apresiasi atas langkah progresif SMPN 3 Grogol. Menurut mereka, sekolah telah menunjukkan contoh konkret bagaimana nilai-nilai kebangsaan dapat diimplementasikan secara nyata dalam dunia pendidikan.
Pembangunan tiga tempat ibadah ini direncanakan selesai dalam beberapa tahap, dengan target dapat segera dimanfaatkan oleh siswa dan seluruh warga sekolah. Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai persatuan.
Melalui peletakan batu pertama ini, SMPN 3 Grogol menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam membangun karakter siswa yang berakhlak, toleran, dan cinta tanah air. (Panggah)


