October 1, 2023

WWW.BERITAMADANI.COM

Kenduri Tiga Tumpeng, Sebelum Niti Sowan Harinjing

Kabupaten Kediri, www.beritamadani.comMenjelang puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1219, tepatnya pada tanggal 25 Maret 2023, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melaksanakan serangkaian kegiatan Niti Sowan Harinjing atau napak tilas jejak-jejak peninggalan prasasti Harinjing di Desa Siman Kecamatan Kepung.

Kegiatan tersebut diawali dengan digelarnya kenduri tumpeng jangkung (tumpeng berjumlah tiga) bertempat di Masjid Mamba’ul Hikmah Desa Siman Kepung, (23/3/2023).

Berlangsung khidmat, kegiatan yang diikuti oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Dewan Kesenian Kabupaten Kediri (DK4) juga melibatkan masyarakat setempat.

Sebelum pemotongan tumpeng, do’a-do’a dipanjatkan memohon kepada sang Pencipta Allah SWT agar di Hari Jadi Kabupaten Kediri selalu diberikan keselamatan, dijauhkan dari mara bahaya, masyarakat Kabupaten Kediri hidup lebih sejahtera.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri, Ir. Adi Suwignyo, M.Si., menjelaskan bahwa Niti Sowan Harinjing ini merupakan napak tilas dimana prasasti Harinjing ditemukan dan menjadi cikal bakal Hari Jadi Kabupaten Kediri. Dan Kegiatan Niti Sowan Harinjing menjelang puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ini sudah dilaksanakan sebanyak 3 kali.

“Tahun ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya,” terang Adi Suwignyo.

Lanjut Adi Suwignyo, Mas Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berpesan, jangan sampai kegiatan ini hanya seremonial belaka, tetapi harus diisi dengan kegiatan yang memberdayakan masyarakat sekitar.

“Dengan semakin dikenalnya prasasti Harinjing ini, dapat kita manfaatkan sebagai wisata budaya yang dikemas sebaik mungkin untuk menarik wisatawan dalam maupun luar daerah, agar ada nilai tambah khususnya bagi warga Siman,” tuturnya.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini, para generasi muda lebih mengenal akan potensi budaya Kabupaten Kediri yaitu prasasti Harinjing yang letaknya di Desa Siman Kecamatan Kepung.

“Dengan lebih mengenal peninggalan-peninggalan sejarah, maka harus ikut serta menguri-urinya agar tetap lestari sampai anak cucu kita nanti,” pungkasnya. (Kominfo Kab Kediri)