December 3, 2022

WWW.BERITAMADANI.COM

Museum Gubug Wayang dan Ganesya Jalin Kerja Sama dengan Hotel Grand Mercure Malang Mirama

 9,673 total views,  4 views today

Kota Malang, www.beritamadani.com – Hotel Grand Mercure Malang Mirama Kota Malang manjakan pengunjung dengan aneka koleksi patung Srimulat, hal ini bertujuan untuk lebih mengenalkan kepada masyarakat khususnya para tamu yang berkunjung di Hotel tersebut.

Menurut Gledy Webyansyah, selaku Asisten Marcom Hotel Grand Mercure Malang Mirama, menjelaskan tamu yang menginap nantinya bukan hanya mendapatkan unsur entertainment, tetapi juga akan mendapatkan edukasi serta penyegaran terhadap unsur budaya.

Masih menurut Gledy, penyajian seperti ini masih bisa dikatakan baru pertama kali  hotel yang mempunyai inisiatif seperti ini. Dan kedepannya juga akan berkolaborasi bersama Museum Gubug Wayang dan Museum Ganesya, untuk menyajikan berbagai sajian koleksi yang akan dipajang di area meeting room. Sehingga nantinya tamu-tamu yang hadir di sini bisa melihat langsung berbagai koleksi yang dimiliki oleh Museum Gubug Wayang.

Ditanya apakah ada petugas yang akan memberikan penjelasan kepada tamu, yang mungkin bertanya tentang pameran ini, Gledy menuturkan akan menyiapkan satu petugas yang akan memberikan penjelasan yang istilahnya sebagai information center untuk menerangkan satu persatu.

Disinggung bagaimana sistem kerja sama antara Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Gubug Wayang dan Museum Ganesya, pria berkacamata ini menerangkan,”Nantinya kita akan menandatangani perjanjian kerja sama diakhir bulan ini mungkin satu tahun sekali, dan sifatnya ini kontemporer dan nantinya akan kita ganti setiap dua Minggu sekali dengan bentuk yang berbeda, dan kita akan menyesuaikan temanya,”tegas Gledy.

Sementara itu, Zura Nurja Ana selaku Direktur Gubug Wayang, saat ditanya koleksinya bisa berada di Hotel Mercure Malang Mirama menuturkan bahwa, Museum Gubug Wayang dan Ganesya, pada dasarnya merupakan satu kesatuan museum yang menjadi bagian dari Museum Gubug Wayang Group.

Museum Gubug Wayang ini dalam perjalanannya menyatukan bangsa melalui budaya yang memiliki perjuangan yang tiada henti, hingga pada akhirnya memberikan hasil yang luar biasa, yaitu lahir dan terealisasinya Museum Ganesya. Sebagai rasa kerinduan sosok Pak Iwan bersama dengan Pak Yensen untuk membangun dan mendirikan museum di Kota Malang. Museum Ganesya ini tergabung di dalam Hawai Group Malang berlokasi di lantai 2 dan lantai 3, Hawai Waterpark Malang. Sedangkan Museum Gubug Wayang sendiri, berada di Kota Mojokerto tepatnya di Jl. R.A Kartini No. 23.

Kerja sama antara Museum Gubug Wayang dan Ganesya serta Hotel Grand Mercure Malang Mirama, terjalin pertama kali melalui acara Mini Exhibition yang bertajuk Go Local, Culture, & Heritage, yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Malang Mirama pada, 1-15 Oktober 2022. Kerja sama antara ketiga pihak tersebut terus berlanjut hingga saat ini dengan mengusung konsep ‘Temporary Museum’, yaitu museum dengan tema tertentu. Dalam kurun waktu  yang telah disepakati bersama oleh ketiga belah pihak, maka konsep kerjasama ini akan berlangsung selama 1 tahun dengan tema yang telah disepakati bersama.

Koleksi yang telah diletakkan dan dipamerkan di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, antara lain berupa artefak miniatur candi, terakota, figurin, dan saat ini sedang berlangsung pameran dengan tema Wayang Golek Srimulat Abadi, yang merupakan serangkaian Pameran Wayang Golek Srimulat dari Kota Surabaya, yang dilakukan oleh Museum Gubug Wayang.

Masih menurut Zura, kerja sama ini tentunya memiliki respon yang baik dari para pengunjung Hotel Grand Mercure Malang Mirama, ketika melihat pameran koleksi-koleksi bersejarah milik Museum Gubug Wayang dan Museum Ganesya ini.

Diharapkan kerja sama ini dapat terus berjalan sehingga kami bisa menepatkan koleksi di Hotel Grand Mercure Malang Mirama ini.

 “Selain untuk mengedukasi dan menambah wawasan dari para pengunjung Hotel, pameran ini juga merupakan sarana yang tepat untuk menyatukan bangsa melalui budaya yang terus dilakukan oleh Museum Gubug Wayang dan Museum Ganesya,” pungkas Zura. (Yuni)