December 3, 2022

WWW.BERITAMADANI.COM

FKPOPT di BBPPTP Surabaya Mengadakan Pelatihan Pengelolaan OPT Tanaman Tembakau

 8,049 total views,  2 views today

Jombang, www.beritamadani.com – Salah satu upaya untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan POPT, FKPOPT di BBPPTP Surabaya mengadakan Pelatihan Pengelolaan OPT pada  persemaian tanaman tembakau, di Kelompok Tani Bendungan, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Selasa (8/11/2022).

Dalam budidaya tembakau, OPT merupakan salah satu penghambat dalam perkembangan tanaman, sehingga hasil tidak maksimal. OPT dapat menyerang baik dalam masa persemaian, budidaya di kebun, sampai pada penyimpanan. Oleh karena itu POPT perlu mengetahui OPT apa saja yang muncul pada fase-fase pertanaman tersebut. 

Dalam pembukaan pelatihan, Sub Koordinator Pelayanan Teknis dan Informasi Proteksi Effendi Wibowo, S.P., menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan sarana bagi anggota FKPOPT untuk menggali informasi sebanyak mungkin mengenai tanaman tembakau khususnya pada persemaian.   

“Kita manfaatkan momen pelatihan ini semaksimal mungkin untuk menggali informasi mengenai tanaman tembakau khususnya pada persemaian, dan diharapkan untuk kedepannya ada kerja sama dengan dinas terkait khususnya untuk tanaman tembakau,” ujar Effendi.

“POPT diharapkan dapat mengajukan kegiatan yang berkaitan dengan tanaman tembakau, mengingat di Kabupaten Jombang tembakau merupakan tanaman unggulan. Bahkan di Kelompok Tani Bendungan Kecamatan Kudu sedang mengenbangkan varietas unggul lokal yakni; Jinten Pakpie dan Manilo,” lanjut Effendi.

Narasumber pelatihan kali ini adalah Tikdiwanto, yang merupakan Ketua Kelompok Tani Bendungan dan Wakil Ketua APTI Kabupaten Jombang.

Kelompok Tani Bendungan sendiri memiliki luas lahan 145 Ha, di sinilah awal mula dikembangkan tembakau varietas unggul lokal Jinten Pakpie dan Manilo. Dimana varietas Jinten Pakpie telah dilepas pada tahun 2020.

Kelompok Tani Bendungan juga sudah bekerja sama dengan beberapa pihak swasta, sehingga tidak kesulitan didalam memasarkan hasil panen tanaman tembakau.

Setelah pemaparan materi dilakukan tanya jawab dan diskusi dengan peserta pelatihan, selanjutnya kunjungan ke lahan tembakau yang tepat di belakang rumah Tikwandi.

Untuk diketahui, Forum Komunikasi Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (FKPOPT) merupakan organisasi profesi bersifat keilmuan yang salah satu tujuannya adalah membentuk pejabat fungsional yang professional dan bertanggungjawab dalam mendukung terwujudnya perlindungan perkebunan.

Organisasi FKPOPT di BBPPTP Surabaya menjadi wadah bagi fungsional POPT di BBPPTP Surabaya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai POPT. (Tim Publikasi BBPPTP Surabaya)