December 5, 2022

WWW.BERITAMADANI.COM

Kejuaraan Seni Pecut Samandiman Dalam Rangka Hari Jadi Kota Kediri ke 1143

 82 total views,  2 views today

Kota Kediri, www.beritamadani.comDalam rangka hari jadi Kota Kediri ke 1143, Pemerintah Kota Kediri bekerjasama dengan paguyuban pecut samandiman Kota Kediri mengadakan Kejuaraan Seni Pecut Samandiman “Jadikan Budaya Sebagai Pemersatu Bangsa” di panggung terbuka Kawasan Wisata Goa Selomangleng pada Sabtu – Minggu, 23 – 24 Juli 2022.

Kejuaraan seni pecut samandiman diikuti oleh 150 peserta dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Blitar Kota, Kabupaten Blitar, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ponorogo, Gresik, Kabupaten Gresik, Kabupaten Meragi Jambi, Bontang Kaltim, Kabupaten Kutai Timur,Kabupaten Timika Papua, Kota Surakarta, Kota Batu, Pasuruan, Kabupaten Jember, Lumajang, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Jombang, Probolinggo, Kabupaten Semarang, Solotigo, Bantul, Kabupaten Demak dan Kabupaten Gunung Kidul Jogjakarta.

Saat dikonfirmasi awak www.beritamadani.com, Mohammad Hanif  selaku Ketua Paguyuban Pecut Samandiman Kota Kediri mengatakan, “Pelaksanaan lomba ini berkat dukungan besar Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar,SE. dan Kepala Disbudparpora dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Kediri ke 1143 tahun 2022”.

“Lomba memainkan pecut Ini dibagi empat kategori, yaitu kategori tunggal putri anak, tunggal putra anak, kategori bebas putra dan kategori bebas putri, masing-masing dipilih 5 terbaik Juara 1 – 5, pelaksanaanya sejak Sabtu, 23-7-2022 s/d Minggu, 24/7/2022”, tuturnya.

Sementara itu Zachrie Ahmad, S.Sos, MM selaku Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kota Kediri yang hadir di acara lomba ini juga menyampaikan bahwa, “Lomba mengayunkan atau memainkan Pecut Samandiman sangat dibutuhkan keterampilan. Dalam memainkannya dibutuhkan stamina kuat sehat, apalagi pelaku seninya ini harus mampu dengan paduan seni tari dengan mengayunkan pecut yang biasa digunakan untuk seni tari Kuda Lumping atau Jaranan Kediri”.

“Hal ini merupakan aset seni dan budaya yang harus kita lestarikan di Kota Kediri khususnya. Untuk itu kami laksanakan di Area Wisata Goa Selomangleng  yang merupakan aset Kota Kediri destinasi wisata Goa peninggalan Kerajaan Kediri dilereng Gunung Klotok”, pungkasnya.

Dalam kejuaraan seni pecut samandiman ini ada beberapa kriteria penilaian, diantaranya wirogo, wiromo, wiroso, wirupo dan kreativitas. Seperti yang disampaikan Mas Guru Nonok, “Wirogo (sampai seberapa banyak bisa memainkan pecut da kekuatannya sampai seberapa), Wiromo (mecut itu harus berirama, tidak asal cetar ceter), Wiroso (harus memakai ekspresi, tidak boleh lempeng-lempeng saja), Wirupo (harus good looking), Kreativitas (sampai seberapa dia bisa memainkan model-model pemecutan mulai dari medang, keatas, sambil duduk,sambil tiduran kalau bisa ya bisa)”.

Dewan juri yang bertugas dari beberapa sanggar seni yang ada di Kota dan Kabupaten Kediri, diantaranya Mas Guru Nonok (sanggar seni ganesa saraswati, tiron banyakan), Budi Santoso (sanggar bina seni dan baca kampung jadul, dadapan) dan Retno Indra Susanti (sanggar bina seni wijaya, ngasem).

Adapun hasil penilaian dewan juri sebagai pemenangnya berdasarkan kategori :

Kategori Tunggal Putri Anak.

Juara 1 – No 005 – Aurora Entri  – Nilai 1.250 (Kota Kediri)

Juara 2 – No 002 – Che Irin Gema V – Nilai 1.210 (Kab Kediri)

Juara 3 – No 004 – Sa’idatur Rohmah – Nilai 1.177 (Gresik)

Juara 4 – No 003 – Charizya Sherly – Nilai 1.176 (Kota Kediri)

Juara 5 – No 008 – Cantika – Nilai 1.174 (Kediri)

Kategori Tunggal Putra Anak.

Juara 1 – No 010 – Muhammad Addimi – Nilai 1.230 (Sidoarjo)

Juara 2 – No 004 – Dwi Sasongko – Nilai 1.217 (Gresik)

Juara 3 – No 002 – Teguh Novian – Nilai 1.177 (Probolinggo)

Juara 4 – No 005 – M.Fahri – Nilai 1.153 (Jember)

Juara 5 – No 012 – Jecko Febriansyah – Nilai 1.145 (Probolinggo)

Kategori Bebas Putri.

Juara 1 – No 002 – Nila Qurotal A. – Nilai 1.335 (Nganjuk)

Juara 2 – No 005 – Suci Era A – Nilai 1.310 (Kota Kediri)

Juara 3 – No 012- Sabrina Inca Putri – Nilai 1.294 (Kota Kediri)

Juara 4 – No 011- Laila  – Nilai 1.288 (Nganjuk)

Juara 5 – No 008 – Sani Lailina P. – Nilai 1.262 (Kota Kediri)

Kategori Bebas Putra.

Juara 1 – No 059 – Sahrul  – Nilai 1.308 (Blitar)

Juara 2 – No 011 – Satriya – Nilai 1.302 (Lumajang)

Juara 3 – No 022 – Suhariadi – Nilai 1.269 (Surabaya)

Juara 4 – No 038 – Wardiono – Nilai 1.209 (Mimika Papua)

Juara 5 – No 008 – Gunadi – Nilai 1.190 (Kutai)

Reporter : Cakas

Redaksi : Widya