June 25, 2022

BERITAMADANI.COM

Media Online Indonesia

Gathering Thalasemia 2022 RSUD Kabupaten Kediri (RSKK)

Kabupaten Kediri, www.beritamadani.comThalasemia   merupakan   penyakit   keturunan (kelainan genetik) akibat kelainan sel darah merah dimana rantai globin-α atau β pembentuk hemoglobin utama tidak terbentuk sebagian atau tidak ada sama sekali.

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kediri mengadakan Gathering Thalasemia 2022 pada Selasa, 31 Mei 2022 di halaman depan Paviliun Garuda RSKK, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai. Acara ini dihadiri oleh Direktur RSKK, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Pimpinan Unit Trasfusi Darah PMI, Ketua HIPMI Cabang Kabupaten Kediri, Ketua DPRD Kabupaten Kediri, pasien Thalasemia yang didampingi orang tuanya.

Dalam sambutannya, dr. Chasan Ismail, Sp.A, M.Kes.Klin menyampaikan, “Saya mohon izin melaporkan bahwa sampai dengan saat ini di RSKK sudah merawat sekitar 44 pasien Thalasemia. Ini tidak hanya berasal dari Kabupaten Kediri tapi juga dari Kabupaten sekitarnya. Ada dari Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk dan Kota Kediri. Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada segenap pihak yang membantu kami mewujudkan layanan unggulan Thalasemia. Harapan kami bisa diberikan layanan yang optimal di daerah sehingga pasien Thalasemia tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya karena bisa dilayani di RSKK”.

Perawatan Thalasemia merupakan perawatan jangka panjang, perlu transfusi darah dan diberikan obat secara rutin. Laboratorium RSKK dan Patologi Kliniksaat ini sudah bisa memeriksa terkait Thalassemia. Mulai dari Thalasemia atau bukan sampai ke pemeriksaan Ferritin semua bisa diperiksa di laboratorium RSKK sehingga pasiennya tidak perlu dirujuk ke laboratorium luar atau bahkan di rumah sakit luar.

Pasien Thalasemia menganggap Rumah Sakit sebagai rumah kedua. Karena mereka harus kontrol secara rutin untuk mengetahui kadar hemoglobinnya. Apabila kadar hemoglobin menurun maka harus diberi perawatan secara intensif untuk menambah kadar hemoglobin.

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman crew dari poli anak dan ruang anak yang sangat memperhatikan. Jadi kami paham bahwa rumah sakit ini menjadi rumah kedua bagi anak-anak Thalasemia. Bagaimana anak-anak bisa nyaman, menganggap kami sebagai keluarga kalau ada problem bahkan hal-hal non medis bisa dibicarakan dengan kami. Terimakasih untuk dedikasinya bagi ruang anak dan poli anak, kepada bu Endah sebagai kepala ruang anak dan bu Ruli sebagai Emak Thalassemia”, lanjut dr. Chasan.

“Terimakasih kepada pihak farmasi yang sudah menyediakan obat yang berkualitas. Obat yang diminum rutin pasien Thalasemia untuk jangka panjang. Kita memilihkan obat yang rasanya lebih enak untuk memotivasi pasien meminum obat secara rutin. Saya sangat terbantu dengan adanya program layanan antar obat, dimana pasien Thalasemia setelah kontrol tidak harus mengantri menunggu obat tapi obatnya bisa diantar ke rumah”, pungkas dr. Chasan

Rumah Sakit Kabupaten Kediri siap melayani dengan sepenuh hati. Dengan memberikan pelayanan unggulan antara lain pemeriksaan Thalasemia bisa dilakukan di RSKK yang sebelumnya harus ke Surabaya.

Direktur RSKK Dr. dr. Ibnu Gunawan, MM menuturkan, “Semoga RSKK betul-betul bisa membantu pelayanan lebih baik, seperti amanah Mas Bupati, kita akan mengcover semua pelayanan yang terkait. Prinsip kami menjadi Rumah Sakit yang bisa melayani dan membanggakan masyarakat Kabupaten Kediri. Untuk dr. Chasan Ismail, Sp.A, M.Kes.Klin dan dr. Meiliza Madona, Sp.A Semoga tetap sehat, kuat dan terus melayani. Untuk pasien Thalassemia semoga sembuh seperti sedia kala, bisa menjalani kehidupan seperti layaknya orang sehat”.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penobatan Emak Thalasemia RSKK. Gelar Emak Thalasemia RSKK diberikan kepada Ruli Asnawati, S.Kep.,Ns atas dedikasinya yang dengan tulus ikhlas dan sabar merawat pasien Thalasemia.

Saat dikonfirmasi awak www.beritamadani.com, Ruli Asnawati, S.Kep.,Ns menyampaikan, “Saya sangat berterimakasih dinobatkan sebagai Emak Thalasemia RSKK, mendapatkan kepercayaan merawat pasien Thalasemia, sebagai Ibu kedua di RSKK khususnya di Ruang IRNA Nusa Indah. Saya terima dengan ikhlas dan akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya. Saya harap anak-anak patuh untuk minum obat secara teratur”.

Pasien Thalasemia harus kontrol dan minum obat secara teratur dengan harapan pasien Thalasemia bisa memiliki kualitas hidup yang optimal seperti yang orang tua harapkan. Acara Gathering Thalasemia ini berlangsung dengan meriah tapi tetap menerapkan prokes. (Widya)