September 29, 2022

BERITAMADANI.COM

Media Online Indonesia

Pentas Seni Tari Kolaborasi di Markas Kuliner Simpang Lima Gumul (MKS 5 G)

Kediri, www.beritamadani.com – Pagelaran Pentas Seni Tradisonal Jawa Timur yang digelar di MKS 5 Gumul dimulai dengan penampilan Tari Remong diikuti Tari Jaranan dan Bujang Ganong. Pentas seni tersebut diprakarsai oleh Paguyupan Kesenian dan Tradisi Sasana Setya Dharma Nusantara, yang dipimpin oleh Suprayitno dengan sekertaris Pratikno Rendra. Minggu (23/1/2022).

Dalam sambutannya Prayitno, Pimpinan Paguyupan Kesenian dan Tradisi Sasana Setya Dharma Nusantara, menyampaikan bahwa angeluri budaya kang adi luhung. Budaya yang patut untuk dilestarikan dan  diwarisi oleh generasi muda pelaku seni di Nusantara umumnya dan para seniman yang ada di wilayah Kediri Raya khususnya.

“Kami bersama-sama dengan pelaku seni dari Paguyuban Satriya Buwana Jaya Dusun Katang Kabupaten Kediri,  juga dari Sanggar Sekaran Tanjung Anom Kabupaten Nganjuk, didukung pula oleh rekan-rekan  Komite Seniman Indonesia Kediri, dapat menyelenggarakan pentas ini berkat dukungan Pengelola Markas Kuliner Simpang Lima Gumul (MKS 5 G). Sehingga acara yang digelar dengan Live Streaming ini bisa terlaksana,” tuturnya.

Saat berbincang dengan awak media www.beritamadani.com Prayitno menyampaikan,”Semua pelaku seni rindu untuk tampil. Dikarenakan selama hampir dua tahun tidak dapat meng- ekpresikan ketrampilan olah seni tarinya, karena adanya pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Dalam pentas seni tersebut dihadiri Suratno penasehat Komite Seniman Indonesia Kediri dan beberapa tamu undangan dari Instansi di lingkungan Pemkab Kabupaten Kediri. Juga dari PHRI (Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia Kediri), yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Yayuk.

PHRI melalui Bu Yayuk juga memberikan apresiasi kepada para pelaku seni di Kediri yang dapat menyelenggarakan pentas pagelaran seni tari warisan leluhur, yang patut untuk diuri-uri serta terus dilestarikan sebagai khasanah budaya bangsa yang adi luhung.

“Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dari Bumi Nusantara dan perekonomian kembali bangkit seperti sediakala,” harapnya. (Cak Kas)