May 21, 2022

BERITAMADANI.COM

Media Online Indonesia

Delapan Mahasiswa Polinema bersinergi FKBN Kediri Raya Sukses Merakit Pembangkit Listrik Tenaga Angin di Kota Kediri

Kota Kediri, www.beritamadani.com –  Dihadiri belasan anggota industri kreatip FKBN dan delapan mahasiswa Polinema dibina seorang Dosen sekaligus Doktor Insinyur Teknik Mesin Bagus Wahyudi MT, bersinergi merakit dan  memasang tower pembangkit listrik tenaga angin di Kota Kediri pada Minggu 14 November 2021.

Delapan mahasiswa Polinema semester akhir menjadikan Tugas skripsi dengan  merakit pembangkit listrik tenaga angin. Mengaplikasikan dan mempraktekkan wujud kerja nyata tugas akhir Mahasiswa Polinema ini dikerjakan selama hampir enam bulan.

“Perakitan pembangkit listrik tenaga angin yang dibuat mahasiswa Polinema ini dikategorikan teknologi tepat guna memakai baling-baling dari pipa PVC AW 4 dim dan menghasilkan 400 watt listrik untuk satu tower. Rencana tahap awal dua tower yang akan dipasang tahun ini dari total delapan tower. Di kampus II Polinema Kota Kediri di Selomangleng anginnya cukup kencang dan bagus untuk dipasang pembangkit listrik tenaga angin sebagai materi skripsi mahasiswa  semester akhir Polinema “, ucap Doktor Ir. Bagus Wahyudi MT.

“Kolaborasi Mahasiswa Polinema dengan FKBN, menjadi giat yang perlu diteruskan dan berkesinambungan. Industri kreatip terdiri dari profesi teknisi yang berpengalaman. Ini kesempatan Mahasiswa bisa sambil menimba ilmu. Hari ini kita berhasil memasang tower ini secara bersama FKBN Kediri Raya selama Dua  hari”, imbuhnya.

Sementara itu Akhir Kristiono selaku Kepala Bakorda Forum Kader Bela Negara  Kediri Raya mengatakan puluhan pelaku Industri kreatif siap bersinergi dengan mahasiswa Polinema. Saling mengisi terapan ilmu di pemasangan pembangkit listrik tenaga angin.

“Kesempatan besar bagi kami dengan senang hati siap bersinergi dengan pihak manapun. Semangat Bela Negara dari FKBN Kediri Raya menjadi kewajiban kami sesuai dengan misi dan visi organisasi, berbuat sebaik mungkin dalam azas bermanfaat untuk masyarakat Indonesia umumnya dan Kediri khususnya”, tegas Akhir Kristiono lulusan Ipalluni Bulldozer D3 Teknik Mesin UPN Veteran Jakarta. (Cakas)