October 19, 2021

BERITAMADANI.COM

Media Online Indonesia

Kota Malang Raih Penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Terbaik se-Jawa Bali Tahun 2021

Kota Malang, www.beritamadani.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kota Malang. Setelah meraih Leader In Smart Governance, kini kota yang dijuluki Kota Pendidikan ini salah satu kota yang meraih penghargaan dalam kategori Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/Kota Terbaik se-Jawa Bali tahun 2021.

Penghargaan diberikan oleh Asisten Deputi Kemenko Perekonomian Republik Indonesia kepada Walikota Malang Sutiaji di Ballroom Hotel Shangri-La Surabaya, disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (14/9/2021).

Dilansir dari laman Humas Kota Malang, Sutiaji mengatakan apresiasi diberikan lantaran Kota Malang dinilai mampu mengendalikan inflasi, terutama di masa pandemi.

“Tahun ini Kota Malang, bersama Kota Banyuwangi dan Kabupaten Blitar, dinilai Kemenko Perekonomian memiliki kinerja terbaik untuk wilayah Jawa Bali dalam mengendalikan inflasi,” tutur Sutiaji.

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, prestasi yang telah ditorehkan ini wajib untuk terus dipertahankan. “Tentu kita pertahankan agar pertumbuhan perekonomian di Kota Malang semakin stabil. Sehingga pertumbuhan perekonomian semakin meningkat. Terlebih saat ini UMKM Kota Malang sudah merambah dunia e-commerce,” jelas orang nomor satu di Kota Malang itu.

Sutiaji juga menjelaskan, perekonomian berbasis digital akan terus tumbuh walaupun pada masa pandemi. “123 persen sektor UMKM di Kota Malang berbasis e-commerce tumbuh dan berkembang pesat. Ini yang harus kita dukung dan fasilitasi,” imbuh Sutiaji.

Bersamaan dengan penyerahan awards, terjalin kerjasama antara Kota Malang dan Kabupaten Blitar dalam penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Walikota Malang dan Bupati Blitar, Rini Syarifah.

“Nota Kesepakatan antara Kota Malang dan Kabupaten Blitar merupakan upaya optimalisasi strategi pengendalian inflasi daerah, untuk nantinya dijadikan pedoman bersama dalam menjalin kerja sama di kemudian hari,” pungkas Sutiaji. (Yuni)