0 2 min 2 mths

Kota Malang, www.beritamadani.com – Pemerintah Kota Malang bekerjasama dengan UPT Dinas Pendidikan gelar vaksinasi untuk pelajar bertempat di SMAN 2 Kota Malang. Vaksinasi ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi SMAN 2 Kota Malang. Kegiatan vaksinasi pelajar ini juga digelar serentak se-Jawa Timur untuk tingkat SMA-SMK.

Walikota Malang Drs. H. Sutiaji meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar ini dan mengatakan targetnya 100% siswa SMA-SMK yang ada di Kota Malang ikut vaksin dan terbangun herd immunitynya.

“Ya hari ini serentak memang se-Jawa Timur, Kota Malang kita tunjuk di SMA 2. Nanti, kami sudah bekerjasama dengan perguruan tinggi, insyaallah nanti akan terus bergilir di seluruh SMA-SMK yang ada di Kota Malang,” ucap Sutiaji.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang-Batu Ema Sumiarti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana dan kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr.khusnul Muarif.

Lebih lanjut Walikota Malang menyampaikan hasil Rakor bersama Menko Maves Luhut B. Pandjaitan terkait vaksinasi ini. Bahwa Agustus ini ada 70 juta vaksin masuk, termasuk ada tambahan lagi 50 juta berarti kan ada 120 juta. Maka akan diperuntukkan pada semua warga Indonesia, termasuk di dalamnya adalah warga Kota Malang dan prinsipnya adalah sekolah-sekolah yang ada di Kota Malang.

“Sering saya sampaikan ketika orang tuanya dikurung di rumah. Tidak bisa beraktifitas, intensitas ketemu ternyata juga tidak sepenuhnya, ada 30% itu kadang-kadang terjadi yang namanya KDRT dan seterusnya. Ini menggangu psikologi anak-anak sehingga ini kedepan saya minta mulai dibuka dikit-dikit namun tetap menggunakan Protokol Kesehatan yang ada,” pungkas Sutiaji, saat diwawancarai awak media.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang-Batu Ema Sumiarti menyampaikan kesiapan kuota vaksinasinya, menurut catatan yang ada 48.533 siswa baik SMA maupun SMK.

“Dari hasil catatan kami ada sekitar 48.355 siswa baik itu dari SMA maupun SMK,” pungkas Ema. (Yuni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *