0 3 min 4 mths

Gresik, www.beritamadani.com – Ada tiga unsur utama yang harus diperhatikan saat ingin melakukan transaksi Pinjaman Online (Pinjol) supaya tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

Demikian diungkapkan Direktur PT. Jaya Mandiri Plus Grup, Agung Santoso, ketika menjadi salah satu pembicara webinar Literasi Digital dengan berbagai sub tema, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, Rabu (2/6/2021) Pukul 09.00-12.00 WIB.

Tiga unsur utama yang dimaksud Agung itu antara lain: 1) Pastikan sudah masuk dalam daftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 2) Bunga pinjol yang masuk dalam OJK tidak tinggi, sehingga mampu  membayar dan tidak ada permasalahan dikemudian hari. 3) Tidak ada biaya sebelum pencairan.

“Jadi jangan tergesa-gesa bila mau menggunakan aplikasi Pinjol, dilihat dulu terdaftar di OJK, ketika anda ada penawaran Pinjol atau anda mau Pinjol, cek dulu di website OJK. Setelah masuk OJK cek dulu bunga, setelah OK, baru tanya apakah ada biaya administrasi sebelum pencairan,” ujar Agung Santoso.

Agung sapaan akrab pria kelahiran Surabaya ini menambahkan, masih ada 2 unsur faktor pendukung dan 1 unsur faktor waspada untuk kontrol diri.

Dua unsur faktor pendukung sebelum transaksi melalui Pinjol, yakni: 1) Selalu catat jatuh tempo pembayaran termasuk kapan lunas. 2) Catat besarnya pinjaman, sebab jangan sampai antara yang meminjam dengan yang mengelola Pinjol terjadi ketidakcocokan, misal peminjam merasa pinjam 1.500.000 dalam ingatan, tapi pihak pemilik uang yang dipinjamkan menulis 2.000.000. Maka wajib diarsip disimpan dalam bentuk screenshot, yang satu arsip kita dan yang satunya kita kirim japri kepada pengelola Pinjol.

“Setelah tiga unsur utama, dua unsur pendukung, satu lagi unsur waspada, yaitu Pinjol yang terdaftar tidak memaksa diri kepada calon peminjam, jika berkenan dengan  cocok bunga, besar angsuran dan jatuh tempo, maka terjadi transaksi,” Pungkas Agung.

Diketahui kegiatan webinar Literasi Digital adalah untuk mengajak masyarakat melek teknologi dan cakap menggunakan Literasi Digital.

Selain Agung Santoso ada tiga pembicara lain dengan sub tema yang berbeda yaitu: Wahyudi tentang ‘Perubahan Interaksi Sosial Diera Digital’, Samsul Hadi tentang ‘Pornography Content in The Eye of Digital Ethics’ dan Luqman tentang dompet digital ‘Tips Memilih Aplikasi Dompet Digital yang Aman dan Terpercaya’. (*/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *