Malang, www.beritamadani.com – Pemkot Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah mencairkan kurang lebih 500 paket honor bagi pengali kubur untuk korban Covid-19. Giat pencairan ini dipimpin langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wahyu Setiyanto, di kantornya Jl. Bingkil Kota Malang. Pembagian ini merupakan tahap yang kedua, yang sebelumnya sudah pernah dilaksanakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wahyu Setiyanto, menuturkan bahwa honor ini diberikan melalui Lurah dan akan dilanjutkan kepada RW/RT setempat. Adapun besaran nominal untuk penggali kubur  adalah Rp.750.000,- untuk satu liang lahat.

“Yang mengetahui siapa yang mengali adalah mereka dan kami sifatnya hanya membantu proses pencairannya saja, selanjut Pak RT, Pak RW atau Rukun Kematian di daerah masing-masing yang bekerja sebagai pengali yang berhak menerima honor tersebut,”tegas Wahyu.

Sementara itu menurut Kepala UPT Pemakaman Taqroni Akbar, saat mendampingi Wahyu Setiyanto di ruang rapat DLH, menegaskan bahwa untuk Periode Januari 2021 sampai April 2021, totalnya ada kurang lebih 500 kasus, yang telah dimakamkan.

“Hari ini, Sabtu 7 Mei 2021 kami memangil para Lurah dari dua Kecamatan yaitu Kedungkandang dan Sukun, untuk mengambil honor tersebut. Karena menurut data kami yang sudah bisa kami SPJ kan harus segera tersalurkan kepada yang berhak menerima,” ujar Taqroni Akbar.

Taqroni, saat diwawancarai Media Online www.beritamadani.com, meminta bantuan kepada masyarakat, agar bisa menginformasikan ke UPT apabila mengetahui ada yang mungkin belum terdaftar di UPT Makam, karena menurutnya tidak bisa maksimal tanpa ada bantuan dari Masyarakat Kota Malang.

Selanjutnya masih ada tiga kecamatan lagi yaitu Blimbing, Lowokwaru dan Klojen yang belum menerima honor penggali kubur, yang diagendakan akan dibagikan pada hari Senin 10 Mei 2021, mendatang. (Yuni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *