Kediri, www.beritamadani.com – Keberadaan Kampung Madu di Dusun Purworejo, Desa Beringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, tetap eksis, seakan tak bisa lekang oleh waktu.

Meskipun dimasa yang sulit, Kampung Madu yang berdiri sejak tahun 1985 masih bisa memenuhi permintaan pasar yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara.

Disampaikan Zainal Abidin, salah satu pendiri Kampung Madu, pemasaran madu yang ia hasilkan bersama warga sekitarnya tidak hanya di Pulau Jawa, namun hingga Kalimantan bahkan di ujung timur Indonesia yakni Propinsi Papua,

“Dimasa Pandemi Covid-19 ini justru permintaan meningkat, akan tetapi karena sekarang ini lahannya sudah berkurang kita tidak bisa memenuhi permintaan pasar,” ujarnya

Ditambahkan Zainal Abidin, dulu ratusan ton berbagai jenis madu dihasilkan, akan tetapi karena sekarang lahannya mulai berkurang, hasilnya tidak bisa memenuhi permintaan konsumen.

“Selain berbagai jenis madu, kita juga menyediakan bibit lebah, kotak lebah, ratu lebah dan semua peralatan yang digunakan untuk ternak lebah,” tambah  pria yang juga  merupakan perangkat desa setempat ini.

Bersama kelompoknya yang beranggotakan kurang lebih 50 peternak lebah, Mbah Wo sapaan akrab Zainal Abidin, akan terus berupaya agar bisa memenuhi permintaan pasar yang makin hari semakin meningkat

“Secara umum madu digunakan untuk menjaga imunitas tubuh,” pungkas Mbah Wo. Tim BMK (Cak Kas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *