Kediri, www.beritamadani.com – Sebagai Calon Bupati Kediri Mas Dhito, kembali bergerak menyerap aspirasi dari berbagai pihak, sebagai bekal untuk menentukan kebijakan yang tepat bila diberikan amanah memimpin Kab. Kediri. Dalam kesempatan ini Mas Dhito bersilahturahmi dengan Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kediri, bertempat di salah satu rumah makan di Kediri, Sabtu (7/11/2020).

Mas Dhito bertemu dengan Ketua PHDI Kabupaten Kediri, Drs. Murtaji. Kemudian Ketua PHDI ini memperkenalkan semua pengurus PHDI dan para pengurus diberi waktu untuk menyampaikan keluh-kesahnya kepada Mas Dhito.

“Saya mewakili semua anggota bahwa saat ini kami masih kekurangan tenaga pengajar agama, pasalnya guru agama diluar agama Islam sangat terbatas,” ucap Drs.Murtaji.

Permintaan lain yang disampaikan kepada Mas Dhito, adalah agar dimudahkan mengurus Ijin Tempat Beribadah, karena selama ini sangat sulit mendapatkannya.

Keluhan tersebut ditanggapi positif oleh Mas Dhito, begitu datang sudah bisa menyimpulkan pada dasarnya permasalahan yang ada sama dengan yang lainnya. “Artinya apa, pada saat saya datang ke FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), sudah disampaikan adalah sulitnya perijinan tempat beribadah apapun tidak memandang agamanya,” katanya.

“Kelangkaan guru agama selain guru agama Islam, yaitu: agama Kristen dan Hindu, Budha, sangat terbatas. Ini sangat perlu diperhatikan agar semua bisa terpenuhi kebutuhan guru di Kab. Kediri,” Ucap Mas Dhito.

Mas Dhito menambahkan, apabila nanti mereka membutuhkan fasilitas bisa menggunakan Pendopo Kabupaten untuk merayakan Hari Raya Nyepi.

“Bila nanti saya menerima Amanah untuk memimpin Kabupaten Kediri, silahkan untuk merayakan Perayaan Nyepi di Pendopo dan juga akan membantu fasilitas lainnya,”pungkasnya.

Reporter: Tim BMK-Cak Kas, Editor: Widyana R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *