0 2 min 1 yr

Bangkalan, www.beritamadani.com – Legenda Joko Tarub cukup dikenal di masyarakat, meskipun  sebenarnya masih banyak yang mempersoalkan kebenaran kisah ini. Karena dibeberapa tempat atau situs menyatakan bahwa tempat tersebut merupakan peninggalan Joko Tarub. Seperti  situs yang terdapat di Kampung Mendris, Desa Petereman, Kec. Modung, Kab. Bangkalan, Tim Penelusur Madani Group, singgah di  tempat ini, Kamis (13/08/20).

Situs makam yang dipercaya masyarakat merupakan Makam Joko Tarub ini berada di tengah pemakaman umum  di Kampung Mendris. Di barat makam terdapat masjid yang konon dikatakan sebagai peninggalan Joko Tarub. Di sebelah selatan ditempat ini terdapat  sendang yang diyakini oleh masyarakat sebagai tempat mandinya tujuh bidadari, hingga membuat seorang perjaka yang bernama Joko Tarub jatuh hati, kemudian mencuri selendang salah satu dari mereka yaitu Nawang Wulan.

Kepala Dusun Mendris, Mustain, mengatakan bahwa dahulu di tempat mata air atau sendang ini adalah alas rotan dan bukan mata air buatan, “Ya menurut legenda saat itu Joko Tarub sedang melintas melewati alas rotan dan mendengar ada candaan wanita yang sedang mandi,”ujarnya.

Sebelum direnovasi, mata air atau sendang ini terdapat banyak pepohonan yang mengelilingi  sendang,”Dulu ada pohon yang sangat besar di hulu sendang ini, karena termakan usia akhirnya pohon tersebut rubuh,”jelas Kasun Mustain.

Kasun Mustain juga menjelaskan bahwa sejarah Kampung Mendris dan Dherih itu berawal dari adanya sebuah kayu bernama Kayu Mendris sehingga warga menamakannya Kampung Mendris. Sementara Kampung Dherih dulu karena ada bidadari atau dalam Bahasa Madura”Bidhedherih” yang sedang mandi, maka kemudian dinamakan Kampung Dherih.

Sahabat www.beritamadani.com, itulah legenda yang berkaitan erat dengan sejarah dusun yang ada di Bangkalan Pulau Madura, bila tertarik dengan Legenda Joko Tarub dan Nawang Wulan yang dipercaya situsnya ada di tempat ini,  anda bisa singgah ke Kampung Mendris, Desa Petereman, Kec. Modung, Kab. Bangkalan, Pulau Madura.

Reporter: Tim BMK-Cak Kas, Editor: Widyana R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *